Belajar Sistematika Tumbuhan Panerogamae (Monocotyl, Sympetalae, dan Dialypetalae)

PENTING : Pelajari ciri spesifik dan contoh tanamannya (nama ilmiah dan lokalnya, dari tanaman disekitar anda).

Monocotylae

1.      Ordo Helobiae (Alismatales)
Terna, yang kebanyakan berupa tumbuhan air atau rawa dengan daun-daun tunggal yang mempunyai sisik-sisik dalam ketiaknya. Bunga berkelamin tunggal atau banci, aktinomorf, tanpa tenda bunga atau mempunyai tenda bunga tunggal atau ganda. Benang sari 1-> banyak. Bakal buah banyak atau hanya 1, terpisah atau berlekatan, mempunyai 1->banyak bakal biji, duduknya menumpang sampai tenggelam, dengan tangkai dan kepala putik yang bebas. Biji dengan lembaga yang besar, tanpa atau hanya sedikit endosperma.
a.      Familia Butomaceae
Terna air perenial dengan rimpang di dasar, biasanya dengan cairan seperti getah. Daun pada batang atau membentuk rozet akar, bangun pedang atau pipih lebar bangun jantung, jorong atau bundar, bertulang melengkung. Bunga banci, aktinomorf. Terpisah-pisah atau tersusun sebagai bunga payung, hiasan bunga jelas dapat dibedakan dalam kelopak dengan 3 daun kelopak dan mahkota yang trdiri atas 3 daun kelompok mahkota, yang tidak banyak berbeda mengenai ukurannya. Benang sari 8-9, jarang 5 atau banyak, bila banyak yang dipinggir mandul.
Contoh tanamannya :
Suku ini tidak mempunyai warga yang banyak, semua hanya sekitar 10-an jenis yang terbagi dalam 6 marga, tersebar di daerah-daerah iklim sedang dan iklim panas di air tawar.
Butomus : B. umbellatus.
Hydrocleis : H. nymphoides.
Limnocharis : L. flava (genjer, gunda), di sawah-sawah dapat dimakan sebagai sayuran, L. humboldhi.
2.      Ordo Farinosae (Bromeliales)
Terna, jarang memiliki batang yang kokoh kuat, kadang-kadang mirip rumput. Bunga banci, karena adanya reduksi kadang-kadang berkelamin tunggal, aktinomorf atau zigomorf, berbilangan 3, jarang berbilangan 2, mempunyai 2 lingkaran hiasan bunga yang sama, kadang-kadang hiasan bunga dapat dibedakan dalam kelopak dan mahkota. Benang sari dalam 2 lingkaran, jumlahnya sering berkurang, kadang-kadang hanya terdapat 1 benang sari. Bakal buah dengan bakal biji yang atrop atau anatrop, buah dengan biji yang mempunyai endosperm bertepung.
a.      Familia Brominiaceae/Bromeliaceae
Sebagaian besar berupa epifit, jarang terstrial dan berupa tumbuhan besar dengan batang yang agak panjang, daun tebal memanjang dengan rambut-rambut berbentuk sisik, tepi dengan rigi-rigi yang berupa duri-duri, upih lebar, biasanya berjejel membentuk rozet akar. Bunga banci, kebanyakan aktinomorf, jarang zigomorf, tersusun dalam bulir atau malai pada suatau sumbu pendukung bunga yang padanya lazim terdapat daun-daun pralihan yang berwarna. Kelopak terdiri dari 3 daun kelopak, tidak gugur, daun mahkota 3, bebas. Benang sari tersusun dalam 2 lingkaran , masing-masing lingkaran terdiri atas 3 benang sari, bakal buah menumpang sampai sama sekali tenggelam, beruang 3 dengan banyak bakal biji dalam tiap ruang.
b.      Familia Pontederiaceae
Terna air atau rawa, perenial, batang simpodial, berakar pada dasar atau mengapung. Daun dengan helaian yang seringkali lebar, bertulang melengkung, pada pangkal tangkai mempunyai upih, tersusun berseling atau membentuk suatu rozet. Bunga banci, zigomorf, tersusun dalam rangkaian berupa bulir, tenda atau malai yang terdapat dalam ketiak suatu daun pelindung yang menyerupai upih daun. Hiasan bunga yang tersusun dalam 2 lingaran, berlekatan pada bagian bawahnya membentuk suatu buluh yang panjang. Benang sari 6, 3 atau hanya 1, melekat pada buluh tenda bunga, kadang-kadang tidak sama panjang atau ada 1 yang paling panjang. Bakal buah menumpang, beruang 3, tiap ruang berisi banyak bakal biji, atau beruang 1 dengan 1 bakal biji. Tangkai putik 1. Buahnya buah kendaga yang membuka denga 3 katup, atau buah keras yang tidak membuka. Biji berusuk membujur, mempunyai endosperm, lembaga bangun silinder, lurus.
Contoh :
Tersebar di daerah tropika dan subtropika.
Pontederia : P. cordata.
Monochoria : M. vaginalis, M. hastata (wewehan), dapat dimakan sebagai sayur.
Eichhornia : E. crassipes (bengok, enceng godok), mempunyai tandan bunga yang indah, pengganggu perairan-perairan.
Heteranthera : H. dubia, H. graminea.
c.       Familia Amaryllidaceae
Terna dengan umbi lapis atau umbi sisik, jarang dengan rimpang, atau batang diatas tanah yang nyata. Daun pipih panjang, kadang-kadang dengan jaringan air dan tepi serta ujung berduri, tersusun sebagai rozet akar ataupun rozet batang, kadang-kadang bertunggangan dalam dua baris. Bunga banci, amat menarik baikkarena warna, bentuk, maupun ukurannya, tersusun sebagai payung atau tandan, kadang-kadang terpisah pada ujung tangkai yang tidak berdaun dan di bawah hiasan bunga mempunyai daun-daun pembalut yang tipis seperti selaput. Hiasan bunga berupa tenda bunga menyerupai mahkota yang tersusun dalam 2 lingkaran, aktinomorf atau zigomorf. Benang sari 6, pangkal tangkai sari sering berlekatan membentuk semacam mahkota tambahan.
Contoh :
Polianthes : P. tuberosa (sedap malam), bunga potong, tanaman hias.
d.      Familia Dioscoreaceae
Terna memanjat atau membelit dengan rimpang atau umbi didalam tanah yang kaya akan zat tepung dan organ-organ serupa pada bagian-bagian di atas tanah, tetapi lebih kecil daripada yang terdapat di dalam tanah. Daun tunggal, bangun jantung atau anak panah, bertulang menjari sampai melengkung, duduk tersebar, jarang berhadapan. Bunga berkelamin tunggal, kecil, aktinomorf, tersusun dalam beberapa rangkaian berbentuk bulir, tandan atau malai. Hiasan bunga serupa kelopah, terdiri atas 6 segmen yang berlekatan dengan taju-tajunya tersusun dalam 2 lingkaran. Pada bunga jantan  benang sari melekat pada tenda bunga, jumlahnya 6, semua sempurna atau 3 diantaranya mandul, atau terdapat 3 benang sari yang sempurna. Bunga betina dengan bakal buah yang tengglam, beruang 3, dengan 2 bakal biji dalam tiap ruang, tangkai putik 3, bebas atau berlekatan, kadang-kadang terdapat sisa-sisa benang sari. Buahnya kendaga yang membuka dengan 3 katup atau buah buni. Biji sering bersayap, mempunyai endo sperm dan lembaga yang kecil.
Contoh :
Tersebar di daerah tropika
Dioscorea : D. batatas (yam), D. alata (ubi), D. bulbifera (gembolo), D. aculeata (gembili), umbi kaya akan tepung, langsung dapat dimakan setelah direbus atau dibenam dalam api; D. hipsida (gadung), umbi dapat dimakan setelah racun yang terkandung di dalamnya dihilangkan; D. oppositifolia, D. pentaphylla, D. sativa, D. discolor.
Tamus : T. communis.
Testudinaria : T. elephantipes.
3.      Ordo Cyperales
Cyperales hanya trdiri 1 suku/famili, yaitu Cyperaceae, yang warganya dapat dikenal berdasar ciri-ciri berikut : Pada umumnya berupa terna perenial yang menyukai habitat yang lembab, berpaya-paya atau berair, jarang berupa terna anual, seringkali berumpun. Dalam tanah terdapat rimpang yang merayap atau badan-badan seperti umbi dengan geragih yang merupakan alat perkembangbiakan vegetatif. Batang segi tiga, tidak berongga, di bawah rangkaian bunga biasanya tidak bercabang. Daun bangun pita, bertulang sejajar dengan upih yang tertutup, tanpa atau jarang mempunyai lidah-lidah, jarang tereduksi, biasanya tersusun, sebagairozet akar. Bunga kecil, tidak menarik, banci atau berkelamin tunggal dan berumah 1, jarang berumah 2, tersusun dalam bulir-bulir dengan bunga-bunga yang terdapat dalam ketiak suatu daun pelindung; daun-daun pelindung biasanya teratur dalam 2 deretan atau mengikutisebuah gsris spiral. Biji dengan lembaga yang kecil, dan endosperm bertepung yang banyak.
Distribusinya meliputi seluruh dunia, melimpah-limpah di daerah sekitar kutub dan daerah-daerah iklim sedang, baik di belahan bumi utara maupun selatan.
Contoh :
Cyperus : C. rotundus (teki), C. esculentus, umbinya dapat dimakan; C. compressus, C.elatus, C. difformis, C. papyrus, untuk kertas, tanaman hias.
Bulbostylis : B. barbata, B. capillaris.
Fimbristylis : F. globulosa (mendong), umtuk pembuatan tikar; F. ferruginea, F. miliacea, F. diphylla.
Kyllinga : K. brevifolia, K. monocephal (teki pendul).
4.      Ordo Poales (Glumiflorae)
Bangsa Poales hanya trdiri atas stu suku, yaitu Poaceae atau Gramineae yang warganya berupa terna anual atau perenial,  kadang-kadang berupa semak atau pohon tinggi. Batang dengan posisi yang bermacam-macam, ada yang tegak lurus, ada yang tumbuh serong ke atas, ada yang berbaring atau merayap, kadang-kadang dngsn rimpang di dalam tanah. Bentuk batang kebanyakan seperti silinder panjang, jelas berbuku-buku dan beruas-ruas, ruas-ruas berongga, bersekat pada buku-bukunya. Daun kebanyakan bangun pita, panjang bertulang sejajar, tersusun sebagai rozet akar atau berseling dalam 2 baris pada batang, umumnya terdiri atas helaian, upuh, dan lidah-lidah, jarang antara helaian dan upih trdapat tangkai. Bunga umumnya banci, kadang-kadang berkelamin tunggal, kecil, dan tidak menarik. Buah biasanya berupa buah padi (“caryopsis”), yaitu buah dengan 1 biji yang bijinya berlekatan dengan kulit buah, jarang berupa buah buni atau buah keras. Biji dengan endosperm, lembaga terdapat pada sisi yang jauh dari sumbuh.
Distribusinya meliputi seliru dunia.
Contoh :
Saccharum : S. officinarum (tebu), S. spontaneum (glagah), S. edule (tebu tubruk).
5.      Ordo Zingiberales (Scitamineae)
Kebanyakan berupa terna yang besar, perenial, mempunyai rimpang atau batang dalam tanah. Daun lebar,  jelas dapat dibedakan dalam tiga bagian : helaian, tangkai, dan upih. Helaian daun simetris, bertulang menyirip. Bunga besar denga warna yang menarik, banci, zigomorf atau asimetris. Kelopak dan mahkota berbilangan 3, kelopak sering menyerupai mahkota. Benang sri 6, tersusun dalam 2lingkaran, tangkai sari bebas, sering terjadi reduksi, sehingga tinggal 1 benang sari yang fertil, yang lain mandul atau tidak terdapat. Bakal buah tenggelam, kebanyakan beruang 3, tiap ruang dengan 1 banyak bakal biji. Buahnya buah kedaga atau berdaging, biasanya tidak membuka. Biji tanpa atau sedikit rndosperm, tetapi dengan perisperm yang besar.
Bangsa Zingiberales meliputi empat suku/famili : Zingiberaceae, Musaceae, Cannaceae, dan Marantaceae.
a.      Familia Musaceae
Terna yang besar, sering dengan batang semu, dengan daun lebar, bangun jorong atau memanjang. Ibu tulang tebal, tulang-tulang percabangan yang menyirip. Bunga banci, atau berkelamin tunggal, zigomorf, berwarna menarik. Susunan pangkal adalah bunga betina dan ujungnya adalah bunga jantan. Hiasan dapat dibedakan antara kelopak dan mahkotanya. Benang sari 5 dengan 1 lagi tereduksi. Buah berdaging, tidak membuka, merupakan buah buni atau buah kendaga. Biji dengan kulit biji keras, kadang-kadang bersalut, lembaga lurus terdapat dalam endosperm dan perisperm.
Distribusi yang meliputi di daerah tropika.
Contoh :
Musa : M. paradisiaca (pisang), penghasil buah-buahan, mencakup berbagai jenis budidaya (“cultivar”), M. textilis (henep Manila), penghasil serat.
b.      Familia Zingibraceae
Terna parineal dengan rimpang yang kadang-kadang berbentuk seprti umbi yang biasanya mengandung minyak menguap sehingga berbau aromatik. Batang diatas tanah seringkali hanya pendek dan mendukung bunga-bunga saja. Daun tunggal mempunyai sel-sel minyak menguap, tersusun dalam 2 baris, mempunyai 3 bagian berupa helaian, tangkai, dan upih. Tagkai helaian pendek atau tidak terapat. Bunga terpisah-pisah tersusun dalam bunga majemuk tunggal atau berganda, kebanyakan banci, zigomorf atau asimetrik. Hiasan bunga dapat dibedakan denga 3 helaian kelopak dan mahkota. Bakal buah tenggelam beruang 3, jarang 2. Buahnya buah kendaga yang berkatup 3, atau berdaging tidak membuka. Biji bulat atu berusuk, mempunyai salut biji, endo sperm banyak.
Tersebar di daerah tropika.
Contoh :
Zingiber : Z. officinale (jahe), Z. zerumbet (lempuyang gajah), Z. amaricans (lempuyang emprit), Z. cassumunar (bengle).
c.       Familia Cannaceae
Terna besar-besar, perenial, dalam tanah mempunyai rimpang yang tebal seperti umbi. Daun pada batang diatas tanah, besar, lebar bertulang menyirip dengan ibu tulang yang nyata, tangkai daun pada pangkal melebar menjadi upih, lidah-lidah tidak terdapat. Bunga banci, zigomorf atau lebih sering asimetrik, besar dengan warna cerah dan menarik, bentuk tandan atau malai. Hiasan bunga terdiri atas kelopak dan mahkota masing berbilang 3. Buah dengan kelopak yang tidak gugur di bagian atasnya, berupa buah kendaga. Biji banyak, bulat, endosperm keras, lembaga kecil.
Hanya memiliki satu genus saja : Canna, dengan seluruhnya meliputi sekitar 50 jenis.
Contoh :
Canna : C. edulis (ganyong), rimpangnya dimakan, pnghasil tepung yang dikenal sebagai “arroworoot of Queensland”. C. indica (puspanyindra, bunga tasbih), tanaman hias.
d.      Familia Marantaceae
Terna parenial, dalam tanah membentuk rimpang yang merayap, di atas tanah terdapat batang yang nyata atau tidak. Daun dalam 2 baris, terdiri atas 3 bagian yang jelas berupa tangkai, helaian, dan upih yang terbuka, biasanya tampak sebagai rozet akar. Bunga banci, asimetrik, tersusun dalam bulir atau malai yang mempunyai daun pelindung dan terdapat pada ujung batang, ada kalanya bunga muncul dari rimpang. Hiasan bunga dapat dibedakan antara kelopak dan mahkota. Bakal buah tenggelam, beruang 3->1, sering 2 dari 3 ruanga tidak berisi bakal biji. Buahnya buah kendaga yang pecah membelah ruangan atau buah berdaging. Biji dengan banyak endo sperm, sering bersalut pada bagian pangkal, lembaga bengkok atau terlipat.
Tersebar di daerah tropika, kebanyakan di Amerika dan Afrika.
Contoh :
Maranta : M. arundinacea (garut, kerut), penghasil tepung “arrowroot”; M. bicolor, M. splendida, M. virginalis.
6.      Ordo Gynandrae (Orchidales)

a.      Familia Apostasiaceae
b.      Familia Orchidaceae

Terna peranial dengan perawakan yang beraneka ragam, hidup sebagian besar sebagai epifit, ada yang sebagai saprofit, ada pula yan terestrial, mempunyai rimpang, akar yang seperti umbi, tetapi bukan umbi lapis atau umbi sisik. Batang berdaun atau tidak, pangkalnya sering kali menebal membentuk umbi semu (“pseudo bulbi”) yang mempunyai akar-akar yang mengandung klorofil yang berfungsi sebagai alat untuk asimilasi. Daun tidak berbagi, berseling biasanya tersusun dalam 2 baris. Bunga seringkali mempunyai bentuk dan warna yang indah, biasanya banci, zigomorf, jarang bunga berkelamin tunggal yang berumah 1. Buah biasanya berupa buah kendaga, membuka kesamping dengan 3->6 celah-celah membujur. Bakal biji banyak, sangat kecil, seperti serbuk, memanjang pada 2 ujung atau jarng sekali bersayap, tidak terdapat endosperm, lembaga belum terbentuk atau belum terdiferensiasi.
Contoh :
Orchis : O. militaris, O. mario, O. mascula, menghasilkan umbi yang berguna dalam obat-obatan.
7.      Ordo Arecales (Spadiciflorae)

 

Arecales,  suku arekaceae, araceae, lemnaceae paling besa
Pandanales, pandanaceae
Herbarium

Sympetalea

Ordo apa saja

Ordo abenales, sapetaceae

Ascerales, sinandre(mono) bukan ginandre(dimonoco)

Composite/asteraceae

Rubiales, rubiaceae

Aposinales, cotorceae… alamanda, tapak dara

Askapidaceae, biduri gigan

Tubifureace, confolfulaceae

Ordo solanales dibagi pada cara hidup

Cucurbitales ciri khas

Dyalipetaleae

Ranales,…. dlll
Policarpiceae, magnopiaceae, anonaceae, laruaceae, coklak, aristocials
Ciri spesifik raflesiales,
Rosales, legumiales… ciri spesifik, ketinggalan tulis… erhatika tanaman praktikum.ilmiah cari lokalnya
Mirtalrs, jambu, cara hidup cara spesifik dari sukunya, sorencias, risoponiaceae
Bracikale/roedales, crucifra
Caecenales ciri spsiapik hidupnya nepan tacae
Parenteales pacifloracae, caricaceae
Malpales/columifere, malfaceae
Rutales(Jeruk), rutaceae
Sapidales klekeng
Anakabiales jambu mmetae
Aceraceae/araceaemomo/aregaceaedi
Amphiales/umberifore

Satu kata kunci untuk menjawab

Misalnya kantong semar, ciri spesifik bisa menjebak serangga

Misal cucurbitaceae ada merambat, hanya satu famili.

Ciperaceae hanya ada

Pilihan yang pertama adalah yang betul tiga betul dst

Tanaman yang di praktikum akan keluar

Enceng gondok , melati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s