Beruang Madu

NAMA SPESIES

Nama Lokal    : Beruang Madu

Nama Latin     : Helarctos malayanus

GAMBAR (FOTO)

Beruang Madu (Helarctos malayanus)

KLASIFIKASI

Kingdom         : Animalia

Phylum            : Chordata

Subphylum      : Vertebrata

Classis             : Mammalia

Ordo                : Carnivora

Famili              : Ursidae

Genus              : Helarctos

Spesies            : Helarctos malayanus

DESKRIPSI

1. Habitat

Hutan hujan tropis merupakan habitat utama beruang madu (Helarctos malayanus).

2. Morfologi

Beruang madu (Helarctos malayanus) memiliki ukuran tubuh yang proporsional karena antara bagian ekstremitas dengan bagian tubuh yang lain ukurannya seimbang. Pola warna tubuh bagian ventral dan dorsal berwarna hitam. Glandula mammalia terletak pada daerah pectoral, biasanya puting susu berjumlah empat. Tipe giginya bonodont karena termasuk omnivora.

3. Ciri Spesifik

Beruang madu (Helarctos  malayanus) merupakan jenis yang memiliki ukuran tubuh yang paling kecil dari famili Ursidae. Jenis ini memiliki tinggi tubuh 1.000-1.400 mm, panjang ekor 30-70 mm dan berat tubuh sebesar 25-65 kg, ukuran telinga 40-60 mm dan berbentuk melingkar dan panjang kaki belakang 180-210 mm. Beruang madu (Helarctos  malayanus)memiliki perawakan tubuh yang pendek gemuk, moncong yang pendek, memiliki cakar melengkung tajam yang kuat dan telapak kaki yang tidak ditumbuhi rambut.

4. Jenis Makanan

Beruang madu (Helarctos malayanus) merupakan omnivora yang memakan banyak jenis makanan. Makanan utamanya adalah serangga (terutama rayap, semut, larva kumbang dan kecoak hutan). Disamping itu, mereka juga makan berbagai jenis buah-buahan. Mereka juga sangat suka dengan madu, terutama dari jenis kelulut. Terkadang memakan bunga tertentu. Rumput dan daun hampir tidak pernah dimakan. Di pinggiran hutan beruang terkadang memakan umbut jenis-jenis palem, dan kemungkinan terkadang memakan jenis mamalia kecil dan burung.

5. Perkembangbiakan

Berkembangbiak dengan cara beranak atau melahirkan.Biasanya hanya satu anak yang mendampingi betina, kembar jarang terlihat. Beruang madu (Helarctos malayanus) betina hanya memiliki 4 puting susu dibandingkan jenis beruang lain yang biasanya melahirkan beberapa anak dan mempunyai enam puting susu. Spesies ini tidak mempunyai musim kawin tertentu, mungkin karena musim buah dan ketersediaan makanan di alam sangat bervariasi. Ada kemungkinan bahwa beruang madu, sama dengan jenis beruang lain, mempunyai sistem alami untuk “menunda” perkembangan telur (delayed implantation) sehingga dapat memastikan bahwa anak akan lahir pada waktu induknya cukup gemuk, cuacanya baik dan ketersediaan makanan cukup. Namun hal ini belum diketahui dengan pasti. Beruang madu (Helarctos malayanus) melahirkan di dalam batang kayu yang bolong atau gua kecil dimana anaknya dilindungi, sehingga cukup besar untuk mengikuti induknya dalam aktivitas sehari-hari.

6. Perilaku

Apabila Beruang madu (Helarctos malayanus) memakan buah, biji ditelan utuh, sehingga tidak rusak. Setelah buang air besar, biji yang ada didalam kotoran mulai tumbuh sehingga mereka mempunyai peran yang sangat penting sebagai penyebar tumbuhan buah berbiji besar seperti cempedak, durian, lahung. Kukunya yang panjang, tajam dan melengkung memudahkan beruang madu (Helarctos malayanus) untuk menggali tanah, membongkar kayu jabuk. Perilaku menggali dan membongkar juga bermanfaat untuk mempercepat proses penguraian dan daur ulang yang sangat penting untuk hutan hujan tropis.

Semoga bermanfaat, Salam Khayasar!….

One thought on “Beruang Madu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s